MASIGNASUKAv101
5602921039014599756

Gejala Mata Kering, Tetapi Ada yang Genting? Insto Dry Eyes-in Saja!

Gejala Mata Kering, Tetapi Ada yang Genting? Insto Dry Eyes-in Saja!
Add Comments

Insto Dry Eyes - Halo, warga digital. Menjaga mata agar tetap sehat di era digital sangat penting. Sama halnya dengan mata, menjaga tubuh agar tetap sehat dan fit juga tak kalah penting. Mata dan tubuh yang sehat dapat berkontribusi membuat aktivitas lebih aktif, produktif, dan siap tahan banting. Salah satu manfaatnya akan terasa di saat jadwal pekerjaan terlampau padat dan genting.

Apa pun aktivitas dan pekerjaan yang dilakukan, hasilnya belum tentu maksimal jika dikerjakan hanya mengandalkan insting. Publik figur yang beradu akting, content writer yang mengetik sampai jari keriting, peserta didik yang tengah belajar menghadapi testing, deadline tugas yang kerap menghantui para penyunting, dan singkatnya, semua kalangan yang bekerja pontang-panting membutuhkan modal kesehatan sebagai kendaraan untuk menyelesaikan tugasnya di masa-masa yang genting.


Sebaliknya, jika mata sakit, bukan hanya aktivitas yang akan terganggu, tetapi secara tidak langsung juga berpengaruh pada kualitas hidup. Hubungan sosial dan kepercayaan diri, bisa saja menjadi redup. Kesempatan untuk mendapat hasil kerja/tugas yang maksimal pun akhirnya menjadi ala kadarnya, yang penting selesai atau tidak mendapat apresiasi sama sekali. Jika demikian, berharap ada toleransi tentu akan membuat kita berterima kasih berkali-kali. 


Oleh karena itu, entah urusan pekerjaan atau akademik. Aktivitas sehari-hari akan lebih mudah dilakukan, apabila indera penglihatan yang paling dominan digunakan ini berfungsi dengan baik. Jika di jaga sejak dini, niscaya Anda pun tidak perlu merogoh kantong dalam-dalam akibat harus ke dokter bolak-balik. Cita-cita tetap aman walaupun perlu mempersiapkan diri jungkir balik.

Kesimpulannya, menjaga kesehatan mata untuk jangka pendek dan jangka panjang di era digital seperti sekarang ini sangat penting.


Gangguan Mata di Era Digital

Perkembangan jaringan internet dan teknologi yang semakin pesat meluncurkan berbagai perangkat untuk mempermudah dalam bekerja, belajar, dan berkreasi dalam menuangkan ide atau gagasan. Komputer, laptop, tablet, dan smartphone merupakan teknologi gawai digital yang paling sering digunakan oleh semua lapisan masyarakat dengan berbagai alasan. Faktanya, kebutuhan akan perangkat digital yang telah disebutkan tidak hanya dimanfaatkan oleh orang dewasa, tetapi juga pada remaja dan anak-anak di bawah usia belasan. Entah untuk berselancar di media sosial, bermain games, berbagi informasi, berbagi dan mencari motivasi, inspirasi, menunjang pekerjaan, mengunduh bahan untuk mengerjakan tugas, serta kebutuhan lainnya. Karena sudah terbiasa memanfaatkannya, satu hari tanpa gadget saja terasa hampa, bukan?


Insto, Insto Dry Eyes, Insto Dry Eyes Education, Gejala Mata Kering, Warga Digital, Combiphar, Blog Perempuan, Blog Competition,



Nah, tanpa disadari ketergantungan akan kebutuhan gawai digital tersebut merupakan perilaku warga digital. Definisi warga digital itu sendiri yaitu seseorang yang memiliki pengetahuan dalam memanfaatkan perangkat teknologi digital untuk mendapatkan informasi dan mempermudah pekerjaannya serta diharapkan dapat bertanggungjawab atas penggunaan teknologi tersebut.

Sayangnya, dalam pemanfaatan teknologi digital, seringkali kita mengabaikan dampak negatifnya pada kesehatan mata karena kesibukan yang memang tidak bisa di bantah. Entah sebagai siswa, mahasiswa, atau karyawan, saya yakin semuanya sama-sama memiliki kewajiban melaksanakan tugas atau perintah. Mau tidak mau, bekerja berlama-lama di depan komputer, laptop, tablet, bahkan smartphone jadi betah. Gara-gara fokus berlebih saat melaksanakan tugas atau perintah, kita lupa, bahwa mata bisa lelah.

Mata lelah dapat menyebabkan berbagai gangguan pada mata. Diantaranya adalah terkena gejala mata kering, mata merah, rabun jauh atau dekat, hordeoum internal, hordeolum eksternal, dan gangguan mata lainnya.

Ketahuilah, gejala mata kering merupakan salah satu gangguan mata yang kerap di abaikan oleh pengguna perangkat digital. Biasanya, ketika gejala mata kering diabaikan secara terus menerus, fungsi atau kemampuan mata dapat menurun. Padahal, banyak bidang pekerjaan memiliki beragam persyaratan yang akan disuguhi. Salah satu contohnya, yang berkaitan dengan kesehatan indera penglihatan yang harus dipatuhi. Tidak buta warna dan tidak rabun jauh atau dekat biasanya merupakan kriteria yang harus dipenuhi.

Berbicara tentang pentingnya mata sehat di era digital, dan dampaknya pada kesehatan mata, saya pun pernah mengalami ketidaknyamanan dan terganggunya aktivitas akibat mata yang sering sakit. Pengalaman saat itu memang terasa mahal harganya. Mengerjakan tugas tanpa memanfaatkan teknologi digital di jaman sekarang tentu akan lebih membuat saya kesulitan beraksi. Kuliah full 24 SKS/semester, tugas observasi di beberapa mata kuliah, mencari bahan dan menyusun makalah, membuat power point untuk presentasi, aktif di organisasi, terlibat dalam program kerja sebagai panitia dan menyempatkan diri bekerja paruh waktu ternyata memiliki tantangan tersendiri yang baru saya sadari. Karena tuntutan tugas dan pekerjaan, mata sepet, mata pegel, dan mata perih merupakan tiga gejala awal yang sering saya alami sekaligus saya abaikan pada saat itu. Ternyata, ketiga gejala tersebut merupakan gejala mata kering. Kok, bisa?

Ayo, kita kenali gejala mata kering sebelum nangkring gejala sakit mata lainnya yang lebih bikin kantong kering.


Gejala Mata Kering, Tapi Ada yang Genting? Insto Dry Eyes-in Aja!

1. Mata Sepet

Biang utama mata menjadi sepet umumnya dikarenakan kita terlalu lama berkutat dengan setumpuk pekerjaan yang membuat kita asik berlama-lama menatap layar laptop atau smartphone. Akibatnya, mata terasa lengket dan membuat kita merasa berat membuka mata.
insto, insto dry eyes, insto dry eyes education, mata sepet, gejala mata kering,

Jika mulai terasa demikian, sebaiknya Anda perlu memberi jeda istirahat agar mata bisa cling kembali. Gejala mata sepet bisa kita waspadai karena durasi menatap layar laptop dan smartphone hanya kita sendiri yang bisa mengaturnya.


2. Mata Pegel

Faktanya, salah satu otot yang paling aktif di dalam tubuh kita adalah otot yang menggerakan mata.
insto, insto dry eyes, insto dry eyes education, mata sepet, mata pegel, gejala mata kering,

Penyebab mata pegel biasanya dirasakan pada saat membaca di kondisi gelap sehingga membuat otot mata bekerja lebih keras karena harus fokus pada tulisan atau bacaan. Selain itu, fokus berlebihan saat menatap layar komputer, laptop, televisi, dan smartphone terlalu lama juga akan membuat otot-otot mata menjadi pegel. Dan, ketika menggunakan kaca mata yang bukan milik kita atau sudah tidak sesuai dengan kondisi mata juga dapat menyebabkan mata menjadi pegel.


3. Mata Perih

Gejala ketiga yang kerap terjadi adalah gejala mata perih. Sering berpegian jarak jauh dengan menggunakan kendaraan roda dua tanpa pelindung mata merupakan salah satu penyebabnya. Tidak hanya saat berkendara jarak jauh, saat berkendara jarak dekat pun sama berbahayanya jika tidak menggunakan pelindung tambahan berupa masker dan kaca mata. Hembusan angin yang langsung menerjang mata tentunya telah terpapar dengan debu dan polusi udara, akibatnya area mata terasa perih, memerah, dan juga berair.

Hendaknya, saat berkendara gunakanlah pelindung tambahan berupa masker atau kaca mata agar terhindar dari gejala mata perih.
insto, insto dry eyes, insto dry eyes education, mata sepet, mata pegel, gejala mata kering, cara mengatasi sakit mata, cara mengatasi gejala mata kering,

Selain saat berkendara, seringkali kita merasakan mata perih dan berair serta memerah saat berada di ruangan yang dingin atau ber-AC, terkena asap rokok dan asap pembakaran sampah. Jika terlanjur terkena gejala mata perih, hindari mengucek-ngucek mata yang berair dengan tangan. Sediakanlah tisu kering untuk membersihkan kotoran mata dan mengusap mata yang berair agar tidak terjadi iritasi yang lebih parah. 


Solusi Mengatasi Gejala Mata Kering


gejala mata kering, dry eyes, dry eyes treatment, insto, insto dry eyes, insto reguler, obat tetes mata, sakit mata, mata kering, mata merah, mata sepet, mata pegel, mata perih, mata lelah, bye mata kering, insto dry eyes education,


Saya cukup terganggu karena terlalu sering memiliki masalah pada mata. Saya menyadari, mengubah gaya hidup dengan membatasi penggunaan media sosial dan gadget adalah langkah konkret yang pertama kali saya lakukan. Hal ini menyebabkan saya puasa menggunakan media sosial, waspada untuk menjaga kebersihan tangan, dan selalu sedia payung sebelum hujan dengan membawa INSTO kemana-mana. Foto di bawah ini adalah foto yang diambil pada tahun 2016, di perpustakaan Universitas tempat saya menimba ilmu.




Foto di bawah adalah salah satu dokumentasi pribadi yang membuat saya sadar untuk memprioritaskan kesehatan mata karena memang cukup membuat trauma. Alih-alih ingin cepat-cepat menyelesaikan tugas, malah jadi tertunda cuma-cuma.

Tahun 2014, bulan Juli.


Tahun 2016, bulan 3.


Tahun 2016, bulan 6.


Dan, masih banyak lagi, namun tidak semua saya dokumentasikan.

Insto Dry Eyes, memang telah menjadi andalan saya untuk mengatasi berbagai gejala sakit mata sebelum menjadi parah. Bukan tanpa alasan, seperti yang telah saya jelaskan, saya termasuk orang yang memiliki riwayat sering mengalami gangguan pada mata seperti mata kering dan mata merah. Parahnya disertai dengan hordeolum internal dan eksternal. Ada puluhan botol obat tetes mata selain Insto pernah menemani saya. Saya sendiri kaget ketika membersihkan lemari saat itu. Ternyata, sebanyak ini.

Namun, sejak beberapa tahun yang lalu, saya membeli produk Insto dan langsung merasakan khasiatnya. Sekali, dua kali tetes, gejala mata kering atau mata merah langsung berkurang. Biasanya, ketika gejala mata kering diabaikan terjadilah iritasi mata yang lebih parah, butuh waktu 4-7 hari baru sembuh. Setelah pakai Insto, 1-2 hari gejala mata kering pun langsung bisa di atasi. Jadi, tidak ada salahnya jika Anda mulai kepo dengan produk dari Insto.



Keunggulan Produk Insto Dry Eyes

Mari kita bahas satu persatu keunggulan dari produk Insto khusus mengatasi gejala mata kering.


1. Harga Terjangkau

Insto Dry Eyes di jual dengan harga yang cukup terjangkau, hanya Rp13.500,00 Anda dapat mengatasi gejala mata kering. Asal di tutup dengan rapat dan tidak terguling, satu kemasan Into Dry Eyes tidak mudah garing. Murah dan awet, bukan?


2. Praktis di Bawa

Kita bisa menyimpannya di mana saja. Ukuran satu kemasan Insto Dry Eyes yang mini, tidak membuat repot ketika di bawa kesana-sini.


3. Tersedia di Apotik Terdekat

Di kota Surakarta tempat saya melanjutkan hidup, kebanyakan yang di jual di warung-warung kecil adalah Insto Reguler. Untuk mencari Insto Dry Eyes saya mendapatkannya di apotek terdekat. Anda perlu mengenali gejala sakit mata yang Anda alami. Tidak semua penjual di warung kecil paham perbedaan fungsi antara Insto Dry Eyes dan Insto Reguler.

Biasanya, ketika sakit mata, saya hanya mengatakan ingin membeli obat tetes mata. Dan si penjual tidak pernah menanyakan obat tetes mata apa yang saya butuhkan. Si penjual pun akhirnya sembarang memberikan obat tetes matanya.



4. Aman dan Terpercaya

Sebuah kepercayaan di dapat jika kita sendiri pun merasakan khasiatnya. Kepercayaan ini lebih kuat karena Insto Dry Eyes terdaftar di Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM), dengan nomor registrasi DTL1438202146A1.


5. Ampuh

Bagi saya, Insto Dry Eyes maupun Insto Reguler, keduanya ampuh dalam mengatasi gejala mata kering dan mata merah. Ketika kita sudah belajar dari pengalaman mengenai gejala sakit mata, kita dengan sendirinya akan segera bertindak untuk mengantisipasinya agar tidak menjadi makin parah.


Tips Umum untuk Perawatan Mata

Beberapa dokter yang pernah saya datangi memberikan beberapa tips untuk merawat mata, berikut poin penting yang mereka sampaikan:
  1. Saat berkendara dengan sepeda motor, gunakan kaca mata agar terhindar dari angin dan debu yang dapat langsung menerjang mata.
  2. Jangan gunakan obat tetes mata yang sudah lama tidak dipakai atau dalam kondisi terbuka (tidak tertutup), karena obat tetes mata juga bisa merusak permukaan mata jika digunakan dalam jangka waktu yang lama. 
  3. Ketika berada di depan layar komputer, gadget, atau pada saat membaca buku, jangan lupa berkedip. Olahraga mata dengan cara berkedip-kedip dan mengalihkan pandangan ke sisi yang berbeda bisa membuat mata lebih tidak cepat lelah. 
  4. Kalau Anda sering mengalami iritasi mata merah dan mata kering seperti saya, Anda harus cobain obat tetes mata ini. Caranya cuma buka tutup botolnya dan teteskan pada mata yang mengalami iritasi. 1-2 tetes saja, ya!


Bye, Mata Kering!

Gejala Mata Kering, Tapi Ada yang Genting? Insto Dry Eyes-in Aja!

Buat mata kok coba-coba? Jangan, ya! Kemampuan Insto Dry Eyes yang sanggup mengatasi berbagai gejala mata yang sedang saya hadapi, terutama gejala mata kering, menjadi keunggulan Insto Dry Eyes yang utama dan dapat saya rasakan langsung manfaatnya secara nyata.

Tentunya, setelah belajar dari pengalaman pribadi yang berulang kali mengalami gangguan pada mata, saya menyadari bahwa cuek dengan gejala mata sepet, mata pegel, dan mata perih adalah awal dari gejala mata kering yang juga dapat berujung pada jenis sakit mata lainnya. Alhasil, setelah kerap mencoba obat ini dan itu, saya pun menjadi lebih berpengalaman dalam hal menentukan obat tetas mata yang mana yang terbaik bagi saya.

Beruntung ada Insto, karena sudah hapal dengan gejala mata kering, saya percayakan Insto Dry Eyes untuk menemani segala aktivitas saya. Lebih waspada, lebih baik. Pepatah "sedia payung sebelum hujan" sangat tepat bagi saya, juga bagi Anda. "Bye, Mata Kering!"



***


Insto tengah mengadakan Insto Dry Eyes Blog Competition. Artikel ini diikutsertakan dalam kompetisi tersebut. So, jangan lupa ikuti akun official Insto di Instagram, Facebook, Twitter, dan Youtube untuk mendapatkan update informasi lainnya, ya!
Ayu No

Sedang mengembangkan diri. Belajar, bekerja, dan sharing.

  1. Saya warga digital Kak.. berarti rentan terkena mata kering ��

    ReplyDelete
    Replies
    1. Bisa jadi. Tergantung gimana pola hidup yang dijalani. Pengalaman cuek dengan gejala mata kering kayak saya dulu ternyata ya faktanya bisa bikin saya sering terkena sakit pada mata.

      Tapi, semenjak tau apa aja gejala mata kering dan lainnya serta tau pertolongan pertama cara mengatasinya, Alhamdulillah udah berkurang frekuensi sakit matanya. Hehe

      Delete